Menjadi dewasa dan bertanggung jawab.

Setiap individu pastinya mempunyai hak dan kewajiban. Kedua hal ini juga akan dapat berjalan dengan seimbang, jika kita mampu menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab. Memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi, memang tidaklah mudah. Semua itu membutuhkan proses belajar, dan tentunya juga dibarengi dengan tindakan. Rasa tanggungjawab bisa didapatkan dari keluarga dekat, saudara, teman atau dari menonton film. memiliki rasa tanggung jawab tinggi, merupakan sebuah keterampilan hidup, dan semua itu tergantung pada dirimu seutuhnya. Sebagai contoh : Ketika kamu lebih memilih untuk membolos kuliah, atau menghamburkan uang pribadimu dengan sembarang, ini merupakan pembuktian pada diri sendiri bagaimana seharusnya kamu mempertanggungjawabkan hidupmu.

Jadi pada akhirnya semua itu sepenuhnya ada pada keputusanmu, dan kamu tidak bisa serta-merta menyalahkan orang lain atau kesalahan yang telah kamu perbuat. sebagai bahan inspirasi berikut adalah beberapa tips agar kamu bisa menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab. Pertama, berhentilah membuat alasan untuk diri sendiri. Setiap orang memiliki hak untuk melakukan kesalahan yang terpenting mereka harus berani mempertanggungjawabkannya dan memperbaiki hal itu. Ketika kamu melakukan kesalahan langkah yang terbaik adalah dengan mengakuinya dan memperbaiki kesalahan tersebut, hingga mendapat hasil yang lebih sempurna. melemparkan kesalahan kepada orang lain hanya akan membuatmu menjadi seorang pengecut, dan hanya akan menambah masalah dalam hidupmu.

Kamu Harus berpikir dengan jelas tentang apa yang bisa kamu lakukan dan tidak bisa kamu lakukan, agar kamu tidak terjebak untuk membuat alasan pada diri sendiri. Ini artinya, janganlah kamu gampang mengingat sesuatu, padahal kamu masih mempunyai tanggungan yang lain. Jika kamu memang tidak menyanggupi sebaiknya Katakan tidak, daripada kamu hanya membuat janji tapi tidak mampu menepatinya semua. Bukankah hal itu hanya akan memperburuk keadaanmu?

Kedua, Jangan mudah mengeluh. Mengeluh biasanya dilakukan oleh orang-orang yang terlalu banyak bicara tanpa diimbangi dengan tindakan. Mereka hanya terlihat besar melalui kata-katanya, namun jika mereka benar-benar dihadapkan pada masalah, mereka lebih memilih untuk menjauh. Jika kamu benar-benar ingin menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab, berhentilah untuk banyak mengeluh. daripada mengeluh bukankah lebih baik mengumpulkan energi untuk menyelesaikan tanggung jawab yang sudah diberikan kepadamu. terlebih lagi jika tanggung jawab itu adalah sesuatu yang sudah kamu pilih sebelumnya. dengan mengeluh kamu hanya akan lebih berfikir negatif dan ini hanya akan menyesal akan hidupmu.

Ketiga, jangan mudah menunda. Ketika berbicara tentang penundaan dan tanggung jawab, ini tentunya akan selalu berkaitan dengan kesuksesan. Di dunia ini tak ada satupun orang sukses yang tidak bekerja keras. Jika dalam kehidupan ini kamu sering menunda-nunda segala sesuatu, dan lebih banyak membuang waktu berhargamu, kamu akan lebih lama untuk meraih kesuksesanmu dan bahkan sampai kapanpun kamu tidak akan bisa meraihnya. Dengan menunda-nunda hanya akan membuat hidupmu sia-sia. Jadi ketika saat ini kamu masih memiliki banyak waktu luang, pergunakanlah dengan cerdas dan kreatif, agar kamu bisa menjadi orang yang lebih besar jawab hingga membawamu menjadi pribadi yang lebih bahagia dan sukses.

Keempat, jadilah pribadi yang terorganisir. Setiap orang dewasa pastinya memiliki satu kesamaan yaitu jadwal yang padat walaupun sudah beda takaran. Yang jelas mereka akan dipenuhi dengan janji-janji dan tanggung jawab. Saat ini kamu mungkin tidak terlalu memiliki banyak janji, namun tetap saja kamu akan dihadapkan dengan kehidupan yang perlu kamu atur dengan baik agar kamu bisa lebih mudah untuk mempertanggungjawabkannya. Kunci hakikat kehidupan yang baik terletak pada bagaimana Kamu memprioritaskan setiap aspek dalam kehidupanmu. jadi ketika kamu tidak bisa mengatur hidupmu dengan baik, janji-janji dan tanggung jawabmu akan lebih sulit untuk diselesaikan. ini hanya akan membuatmu menjadi pribadi yang penuh dengan janji, tanpa ada rasa tanggung jawab yang lebih baik.

Kelima, jadilah konsisten dan jaga jadwamu. Setiap kamu mengorganisir hidupmu dengan baik, jadilah konsisten dan selalu jaga jadwalmu dengan baik. Jika kamu sudah bekerja cobalah untuk bangun pada waktu yang sama setiap hari bahkan pada hari libur sekalipun. Ini akan membuatmu lebih konsisten. Dampak baiknya jika kamu mampu bangun lebih awal kamu akan memiliki lebih banyak waktu untuk menyelesaikan tugas-tugasmu, dan ketika di waktu libur kamu disadari bersantai dan menikmati hari libur semaksimal mungkin. Setelah itu jangan sampai lupa untuk menyesuaikan waktumu untuk keluarga dan temanmu. jika memang kamu tidak bisa berkunjung kamu bisa melakukan panggilan. Sesibuk apapun dirimu menyisihkan waktu untuk mereka adalah hal yang penting juga.

Keenam, pelajari cara mengelola keuangan. Salah satu tanggung jawab utama menjadi orang dewasa adalah mengurus keuangan dengan baik. Hal ini karena Kelak kamu akan mendapatkan pekerjaan, menerima gaji, dan mencoba hidup dengan itu dari bulan ke bulan. Kamu harus bisa membayar tagihan bulanan tepat waktu agar, hidupmu tidak berantakan. Jika kamu mampu menabung uang untuk berjaga-jaga pada hal yang tidak diinginkan, ini merupakan sebuah ide yang baik. Sayangnya tidak semua orang bisa belajar tentang bagaimana mengelola keuangan mereka dengan baik. Mereka lebih sering untuk menghabiskan sebagian dari gaji mereka sebelum akhir bulan. Bahkan kadang-kadang mereka sampai tidak mampu membayar tagihan bulanan mereka seperti, tagihan listrik, air, dan lain-lain. tentu saja hal ini adalah contoh orang yang tidak bisa bertanggung jawab.? Apakah kamu ingin hidup normal dan lebih bertanggung jawab kamu perlu belajar untuk Bagaimana mengelola keuangan dengan baik. Kamu harus membayar semua tagihan ketika kamu mendapatkan gaji, membuat rencana tentang bagaimana menggunakan sisanya dengan sebijak mungkin. Kamu juga harus memiliki tabungan atau kamu bisa berinvestasi. Hal ini merupakan suatu hal yang baik dari pada kamu menghabiskannya dengan sembarangan hingga, pada akhirnya kamu hanya akan memiliki banyak hutang dan masalah.

4 Alasan Tidak Menghubungi Mantan

4 Alasan Tidak Menghubungi Mantan

Apa salahnya sih menghubungi pria yang sudah berubah status dari pacar jadi teman? Mungkin bagi kita, move on berarti nggak ada masalah menjalin komunikasi dengan sang mantan. Tapi sebaiknya pertimbangkan dulu 4 hal berikut.

1. Mixed-up Feelings
Kita mungkin yakin sudah move on dan tak menyimpan perasaan khusus lagi pada si mantan. Akan tetapi, kenyataan bahwa kita ingin menghubunginya merupakan salah satu bukti bahwa kita merindukannya. Membuka komunikasi kembali dengan si mantan akan memberi peluang munculnya lebih banyak lagi perasaan campur aduk: senang, sedih, kangen, sesal, dan lain sebagainya.

2. Cold Response
Saat menghubungi mantan, pastinya kita mengharapkan respon yang hangat dan bersahabat bukan? Namun hal itu belum tentu bisa kita dapatkan. Entah karena dia masih terluka karena patah hati, atau justru masih menyimpan perasaan khusus, sang mantan bisa saja memberikan respon dingin yang nggak menyenangkan.

3. His New Girlfriend
Bila sang mantan sudah punya pasangan baru, bukan berarti kita jadi lebih aman dan terhindar dari keinginan untuk balik lagi. Beware, pepatah “rumput tetangga kelihatan lebih hijau” juga seringkali berlaku pada mantan, yang kelihatannya makin menarik setelah jadi milik wanita lain. Selain bisa bikin kita jadi sakit hati, pacar barunya juga belum tentu senang dengan tindakan kita yang membuka komunikasi kembali.

4. Bad Reputation
Di mata orang kebanyakan, menghubungi mantan adalah bukti bahwa kita belum move on. Reputasi kita bisa lebih buruk lagi jika sang mantan menceritakan (apalagi melebih-lebihkan ceritanya) mengenai tindakan kita yang menghubunginya kembali, kepada teman-teman atau keluarganya.

Salah satu channel youtube keren yang membahas tentang orang – orang yang suka selingkuh bisa kalian ikuti di link berikut ini To Catch a Cheater